Lulusan Ekonomi Syariah yang percaya bahwa kerja profesional dan nilai keislaman bisa berjalan beriringan — dari ruang kelas ke meja pelayanan nasabah.
Saya Ali Avvienceena Al Attqia — biasa dipanggil Avin — lulusan S1 Ekonomi Syariah dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ketertarikan saya pada dunia keuangan syariah tumbuh dari keinginan sederhana: memastikan sistem ekonomi yang saya jalani sehari-hari tetap selaras dengan nilai yang saya yakini.
Pengalaman magang di Bank Syariah Indonesia mengajarkan saya bahwa detail kecil — sehelai dokumen, satu pesan ke nasabah, satu percakapan di depan warung — bisa membawa dampak besar kalau dikerjakan dengan amanah. Di luar pekerjaan, saya menikmati hal-hal yang melatih ketelitian dan kesabaran, salah satunya menyusun rubik.
Empat tahun mendalami ekonomi dan keuangan syariah — dari teori akad hingga praktik langsung di lapangan.
Menyelesaikan studi Sarjana Ekonomi Syariah dengan fokus pada ekonomi dan keuangan syariah — mulai dari akad muamalah, manajemen risiko syariah, hingga praktik operasional perbankan syariah. Skripsi berjudul "Analisis Pengaruh Kesenjangan Digital, Infrastruktur Teknologi, dan Keterampilan Digital terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 2011–2024."
Sebelumnya menempuh pendidikan menengah di SMA NU Sukra. Selama masa studi, saya aktif mengasah kemampuan analitis lewat SQL dan Python, serta memperkuat kemampuan bahasa lewat sertifikasi TOEFL dan Bahasa Arab.
Dari meja layanan nasabah di Bank Syariah Indonesia hingga operasional acara besar di PT Patra Jasa — dua dunia berbeda yang mengajarkan hal yang sama: ketelitian dan tanggung jawab.



Selama magang di BSI KCP Cirebon Plered 1, saya dipercaya menangani berbagai sisi operasional cabang — membantu nasabah melengkapi data di meja Customer Service, memilah dokumen pengajuan pembiayaan, hingga mencatat keluar-masuk barang jaminan di unit gadai lewat sistem internal NOOS.
Di sisi pemasaran, saya menjalankan komunikasi digital untuk mendukung migrasi nasabah dari BSI Mobile ke Byond by BSI dan promosi Tabungan Haji. Saya juga terlibat dalam mapping radius 3 km dari kantor cabang — video di atas diambil saat sesi persiapan sebelum turun langsung mengenalkan produk seperti Cicil Emas, Gadai Emas, dan KUR Syariah ke pelaku UMKM sekitar.
Sebagai Banquet Staff, saya mengoordinasikan proses set-up dan clear-up ruang acara, serta mengelola permintaan barang operasional (store requisition) demi kelancaran logistik. Salah satu momen berkesan: menangani operasional acara berskala besar yang dihadiri hingga 500 peserta.
Belajar membangun kemitraan dan mengelola sumber daya lewat organisasi kewirausahaan mahasiswa.
Sebagai Staf Dana Usaha di Senjapreneur, saya merancang dan mengeksekusi strategi penggalangan dana untuk mendukung operasional organisasi — termasuk berhasil menjalin kemitraan dan mengamankan 4 sponsor eksternal untuk acara Tiknol.